Bersih Tuntas

Obat Penggugur Janin - Bicara seks, istilah fetish mungkin pernah Anda dengar sebelumnya. Fetish sendiri sebenarnya merupakan suatu kecenderungan yang membuat seseorang terangsang secara seksual. Pemicunya bisa bermacam hal, dari kostum, sepatu, rambut, permainan atau malah jempol kaki.

Hal ini yang lantas membuat fetish sering disebut sebagai sebuah kelainan seksual.

"Fetish seksual tidak lebih dari sesuatu yang modern, namun merupakan praktek seksual yang tidak berbahaya. Terdapat banyak batasan mana fetish yang sehat dan tidak sehat," ujar ahli seks, Dr. Rajan Bhosle, yang dilansir dari Times of India.

Ia juga mengatakan bahwa masyarakat harus mengerti bahwa memiliki fetish bukan lah sebuah kelainan. Bahkan, menurut dia, semua orang memiliki fetish masing-masing. Obat Penggugur Kandungan Perbedaannya adalah kebanyakan orang membuat batasan tertentu, di mana fetish yang mereka miliki tidak dirasakan secara berlebihan.

Ia juga mengatakan banyak tingkatan fetish, mulai dari ringan hingga ekstrem.

"Jika seseorang tertarik pada orang berambut pirang, itu adalah hal biasa. Tetapi, jika Anda tidak dapat bergairah jika bersama seseorang yang tidak berambut pirang, kemungkinan Anda memiliki fetish," ujar Bhosle.

Terdapat beberapa jenis fetish, mulai dari yang masih dianggap wajar hingga yang tidak lazim. Beberapa fetish yang tidak lazim antara lain adalah fetish pada orang yang memiliki body piercing, mengenakan pakaian dari bahan latex, busana seksi yang tidak lazim, wanita dengan rambut yang dikepang atau dikuncir hingga fetish terhadap bagian-bagian tubuh tertentu serta alat bantu seks. (ren)

Peneliti di Chapman University, jual obat aborsi, obat aborsi murah, obat aborsi asli California melakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh tinggi dan berat badan terhadap kehidupan seks.

Dari studi yang dilakukan pada 60-58 pria dan wanita menunjukkan, sebesar 52 persen pria dan 48 persen wanita merasa tinggi badan memengaruhi seberapa banyak seseorang tidur bersama orang lain. Studi ini dilakukan pada pria dan wanita dengan rentang usia 30-44 tahun.

Pertama, mari membahas tinggi badan. Para peneliti menemukan bahwa pria yang memiliki tubuh pendek memiliki pasangan seksual lebih sedikit dibanding pria bertubuh tinggi. Dr David Frederick, Asisten Profesor Psikologi di Chapman University menjelaskan bahwa alasan tersebut didasari karena pria bertubuh tinggi lebih disukai kaum hawa.

Pria tinggi juga relatif lebih sukses dalam hal karir. "Ini alasan mengapa pria bertubuh tinggi,