Linda Yustikasari

Anak kedua dari tiga bersaudara ini sedang melancong ke negeri penjajah. Visinya tidak lain dan tidak bukan adalah menjajah balik negeri itu #eh?!?! :p Berbulan-bulan tinggal di Leeuwarden menyebabkan pipinya sedikit montok. Jika diperhatikan lebih seksama hampir menyerupai cireng isi. Membuat senyumnya semakin berkembang tidak karuan namun tetap elegan. Maklum, cirengnya isi keju. :D

Saat ini Linda terdaftar sebagai mahasiswa tingkat akhir dalam progam double degree kerjasama Universitas padjadjaran dan Twente University. Dengan bermodalkan beasiswa, ia nekad meraih gelar Master dibidang Environmental Science. Profesi seorang Dosen merupakan harapan yang segera ingin dicapainya akibat cita-cita masa kecil yang tidak terwujud. Dambaan pelajar TK, menjadi dokter anak.

Kegemarannya pada anak kecil seringkali menimbulkan efek negatif. Salah satunya adalah keinginan untuk menculik sang anak. Terlebih pada bayi berpipi merah muda. Meskipun begitu, ia tetap mengindahkan nasihat orang tuanya untuk meredam ke-gemas-an menggigit pipi bayi tak berdosa. Selain tidak berprikebalitaan, hal ini juga menyebabkan ibu sang bayi melotot tajam, setajam silet. Mungkinkah seorang ibu tega melihat buah hati kesayangannya ternoda semerbak aroma menusuk sukma, nista tak tertertahankan menggetarkan tirani?? (bau jigong versi fenny rose, Red).

Pada tahun 2011, masa-masa tersulit pernah menghampirinya. Sebuah kondisi yang mau tidak mau harus ia jalani. Masa Galau. Namun demikian, ia sadar betul bahwa ke-galau-an bukanlah binatang peliharaan. Maka dengan ikhlas ia lepaskan. Termasuk mengikhlaskan kepergian Ayahnya yang telah lebih dulu menghadap sang Khalik.