Anam Khoirul Anam

Sekali pun hanya lirih namun dengan Dzikir-dzikir Cinta (Pustaka Puitika: 2013) itu, aku terus berusaha untuk menghadirkan Cinta dari Surga (CMG: 2009) walau pun terkadang Risalah Hati (Pustaka Puitika: 2009)-ku teriris oleh bengisnya waktu yang terus menuntunku untuk berjalan dengan kekuatan kaki sendiri. Setidaknya aku bisa merangkai sebuah kekuatan hati dalam sebuah abjad-abjad, makna dan tindakan kongrit walau itu hanyalah seberkas Mistikus Cinta (Pustaka Puitika: 2010) yang terus mengajariku tentang arti kehidupan seirama Isyarah Qalbu (Pustaka Puitika: 2011), sebagai Mukadimah (Pustaka Puitika: 2011) atas jalan hidup meski penuh Elegi dan romansa (Pustaka Puitika: 2012) hingga dalam tiap detik selalu merangkai Kasidah Restu Langit (Pustaka Puitika: 2012) untuk membingkiskan pesona keindahan pada Bidadari yang Terbelenggu (Pustaka Puitika: 2013).

  • Work
    • Author