Anang Kusuman
Web Developer, Chef, and Dancer in Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
Banyak orang yang mengatakan bahwa nutrisi ibu hamil harus lebih banyak dari biasanya. Hal ini memang benar adanya karena di masa kehamilan, Ibu tidak hanya bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi tubuhnya sendiri, namun juga bagi calon buah hati dalam kandungan. Agar janin dapat berkembang dengan baik dan sempurna, Ibu harus bisa menjaga asupan makanan karena bukan hanya kuantitas yang diperhatikan, tetapi kualitasnya juga penting untuk diketahui.
Demi optimalnya gizi yang diperoleh Ibu dan janin, nutrisi ibu hamil harus memenuhi beberapa hal sebagai berikut:
- Kalori
Kalori merupakan salah satu nutrisi ibu hamil yang terpenting karena akan diubah menjadi energi untuk pertumbuhan janin. Beberapa Ibu mungkin beranggapan bahwa setelah dinyatakan positif hamil, kalori normal, yakni 2.000 kkal per hari, juga harus segera ditambah. Namun, pada trimester pertama Ibu tidak memerlukan kalori tambahan karena walaupun perkembangan janin cukup cepat, tapi buah hati Ibu masih cukup kecil sehingga tidak memerlukan energi tambahan. Saat memasuki trimester kedua, barulah Ibu menambahkan jumlah kalori harian menjadi sekitar 2.200 kkal per hari. Lalu Ibu wajib mengonsumsi makanan sekitar 2.400 kkal per hari pada trimester ketiga. Pertambahan kalori harian ini dikarenakan bayi telah tumbuh lebih besar yang juga membutuhkan tenaga lebih banyak. Variasikan asupan kalori ini dengan makanan empat sehat lima sempurna. - Asam Folat
Asam folat sangat dibutuhkan oleh janin bagi pembentukan sistem saraf serta sel-sel tubuhnya. Setidaknya, ibu hamil membutuhkan sekitar 400 mikrogram asam folat untuk mendukung perkembangan calon buah hati. Kurangnya asam folat dalam daftar nutrisi ibu hamil setiap harinya dapat mengakibatkan janin tidak berkembang sempurna sehingga bayi dapat terlahir dengan kelainan bawaan, seperti anenchephaly yaitu kelainan pada bayi yang lahir tanpa batok kepala, spina bifida yakni tidak menyambungnya tulang belakang bayi, hingga bibir sumbing yang disebabkan oleh tidak sempurnanya pembentukan tabung saraf selama masa kehamilan. Agar bayi Ibu terhindar dari beberapa kelainan tersebut, konsumsilah makanan yang mengandung asam folat, seperti beras merah, sayuran hijau, dan buah-buahan.