Ardie Winata Tobing

Medan

Mereka bilang, hidup memang menyedihkan dan serius. Kita dibiarkan memasuki dunia yang indah. Kita bertemu satu sama lain di sini. Saling menyapa dan bersama untuk sejenak. Lalu pada satu keadaan, kita kehilangan dan lenyap.

Kita hanya seorang aktor, yang dilemparkan paksa untuk berdiri pada sebuah panggung, tanpa teks, tanpa sekali pun mengetahui peranan, dan harus bermain dalam sebuah pementasan opera panjang yang melelahkan berjudul “kehidupan”.

Kita tak pernah memilih untuk dilahirkan menjadi manusia yang akan diharuskan memiliki dan kehilangan. Yang mesti berjuang mendapatkan dan setelahnya meratapi kepergian. Yang melihat sebuah kelahiran dan menjalani detik-detik kematian. Sebuah sampul awal dan lembaran penutup.

  • Education
    • Communication Scince