R. Aria Bima S, S.H., M.H., C.L.A.

R. Aria Bima S, S.H., M.H., C.L.A.

Bima percaya proses adalah kunci inti kesuksesan, ide sederhana yang mewujud dalam tindakan lebih brilian dari ide jenius yang hanya tersimpan dan terpatri dalam benak. Dewasa ini Indonesia memiliki banyak orang cerdas, pintar, hebat, dsb, namun tidak cukup banyak yang mengkonversi kemampuanya menjadi karya yang kontributif.

Prinsip dan keyakinan itu telah Bima sadari, bawa, dan buktikan melalui berbagai organisasi yang ia pimpin dengan prinsip Aspiratif, menjadi Ketua Eksternal di Dewan Perwakilan Mahasiswa FH UII (Ketua DPM FH UII 2010-2011), Ketua Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Ketua DPP PERMAHI 2014-2016), Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (Ketua PB HMI 2015-2017), Ketua Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (Ketua/Direktur Eksekutif LKBHMI PB HMI 2015-2017), hingga sempat juga mengemban tugas sebagai Ketua Dewan Senat Mahasiswa Hukum Se-Indonesia atau akrab disebut Presidium Pengurus Pusat Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (Ketua Presidium PP ISMAHI 2011-2013).

Bukan hanya menjadi seorang organisator yang bersemangat, Bima sadar bahwa untuk menciptakan karya yang berdampak, ia harus memiliki keahlian spesifik di bidang yang ia cintai: Ilmu Hukum. Ia lulus Pendidikan Strata 1 dengan IPK. 3.59 (Cum Laude with Outstanding Honor) pada konsentrasi politik & legislasi dalam bidang Hukum Tata Negara, bima ingin meretas paradigma bahwa seorang aktivis lekat dengan prestasi yang buruk dan tidak bertanggung jawab atas kuliahnya.

Bima juga telah menyelesaikan studi pasca-sarjananya di Islamic University of Indonesia (UII Since 1943) kampus pertama yang dimiliki dan didirikan oleh bangsa Indonesia oleh tokoh-tokoh proklamasi kemerdekaan, pada School of Law atau Fakultas Hukum yang juga tertua di Indonesia dengan akreditasi A pertama (Sumber: Prof. M. Mahfud MD), berkonsentrasi pada politik, hukum, & bisnis dalam bidang Hukum Bisnis dengan kajian politik hukum pembangunan, alhamdullilah akhirnya dalam waktu hanya 12 bulan tepat di umur yang relatif muda yaitu 23 tahun bima dapat meraih predikat Summa Cum Laude dengan IPK. 3.93.

Di masa depan, Bima ingin menjadi seorang pengajar yang mencerdaskan bangsa. Mengajar itu bagaikan memulai karya kecil yang akan berdampak besar di kemudian hari. Jika memang suatu hari Indonesia memanggil, Ia pun siap untuk berkontribusi lebih jauh, karena baginya semua itu adalah pengabdian.