Siti Awaliyati Deliabilda

Siti Awaliyati Deliabilda

Sangat bangga dengan sang (calon) nama pena, Deliabilda Luvina. Deliabilda diambil dari nama asli dan Luvina merupakan singkatan dari "Luv=Love" dan "Ina=Indonesia". Sebuah nama yang 'dipertemukan' secara tak sengaja di bangku SMA, sebagai sebuah doa agar dalam setiap langkah ada cinta pada bangsa.

Sahabat sejati adalah kata, karena dengannya saya bisa mengunci emosi yang membara dan menumpahkannya menjadi karya.

Sejak kecil sangat menyukai dunia menulis karena ingin tetap dikenang meski raga ini telah tiada, kelak. Untuk menyalurkannya, sekitar enam tahun bergelut dengan dunia jurnalistik meski akhirnya di tahun kedua kuliah memutuskan untuk berhenti dari dunia ini karena merasa pergesekan pemikirannya terlalu keras dan sangat rentan dengan perpolitikan. Oleh karena itu, untuk mengalihkannya, saya memanfaatkan media sosial dan sesekali mengirimkan ke surat kabar lokal yang pernah membesarkan (percaya diri) saya.

Menulis puisi adalah efek samping dari pergulatan jiwa yang biasa orang masa kini bilang 'galau'. Hal ini membuat saya mencoba untuk membacanya, di beberapa panggung pertandingan maupun penampilan. Hingga saya menjadi kenal dunia teater, meski hanya bertahan dua tahun.

Sudah dekat dengan dunia pendidikan sejak orang tua dalam masa pendekatan (akselerasi, ceritanya :p). Tetapi baru nekat berbagi pengetahuan dan akrab dengan pada masa kuliah. Bertemu dengan Ksatria Mahameru di tepi Depok, mentari Cikangkung di pelosok Garut, Laskar Anti Korupsi sudut-sudut negeri, hingga Semayo Long Berang di ujung Kalimantan Timur.

Bisa berbagi adalah suatu kebahagiaan. Oleh karena itu, salah satu cita-cita saya adalah mengunjungi setiap sudut-sudut kota dan negara untuk memastikan bahwa tak ada lagi 'penyakit' kemiskinan di sana. Sekarang sudah memulai dengan melakukan gerakan-gerakan kecil yang diinisiasi secara berkelompok, baik dalam suatu kepanitiaan 'resmi' maupun dengan sahabat yang satu frekuensi. Khususnya dengan sasaran anak-anak, sang pembaharu masa depan.

Untuk memperkuat 'gerakan', saat ini sedang memperdalam pengetahuan di dunia kesehatan dengan mengambil peminatan Manajemen Pelayanan Kesehatan. Tak lain adalah untuk menjalin kekuatan dan kedekatan antara jalur basis dengan advokasi. Sedang 'menantang' diri dengan mengikuti pecinta alam, berbagai forum, dan mengumpulkan kepingan #Humaira, #editor, dan #BARA.

Misi sekaligus kata kunci di tahun 2013 adalah To Get and To Be.

  • Education
    • Health Care Management Faculty of Public Health Universitas Indonesia