Dewi Wahyu
Tangerang, West Java, Indonesia
“Dewi?”
“Naam ana.”
Iya itu aku.
Perkenalkan namaku Dewi
Lengkapnya Dewi Wahyuningsih
Tapi lebih suka hanya Dewi Wahyu *lebih kiyut
Hehehe
Sepanjang perjalanan hidup setiap orang pasti memiliki julukan masing-masing ya kan? Yangg memiliki filosofi tersendiri. Sama halnya dengan ku, saat masih duduk di taman kanak-kanak, mungkin karena terinspirasi dengan lemper yg hampir sama dg bentuk tubuhku saat itu maka mama menjulukiku bogem bleep. Hahaha bogem bleep #kocak *panggilan yg cukup aneh dan bikin weww ya.. xixixi
Lepas dari masa teka, saat sekolah dasar aku dipanggil cebung *what the.. weleh-weleh lebih aneh lagi. Ceritanya waktu SD aku sama sekali nggak bisa bilang “r” apalagi ucapan ‘Rrrrrr’ nggak bisa sama sekali. Oh men ckckck.. Jumsih aka. Jum’at Bersih-bersih, biasa nya yang perempuan kebagian tugas mengepel lantai. Dan entah kenapa tanpa sadar waktu melihat air datang dibawa salah seorang teman, keluar begitu saja ucapan cebung itu *maksudnya sih serbu sebenernya.. Wkwkwk tapi malah cebung.
Lanjut pada saat Sekolah Menengah Pertama, mungkin untuk yang masih ingat dengan F4C ‘one of the coolest genk’, kebagian julukan dekrib *bhahaha tanpa dijelasin juga sudah faham kan artinya. Berikut para gengersnya :
Dewi ( dekrib ), Febri ( Mbi ), Latifah ( Ipeh ), Tika ( Dina ), Enjita ( Enji ), Mahar ( Ocha ), Anis ( Arab ), Desi ( Mami ), Agustine ( Utin ).
Dan julukan paling top dan melekat adalah ketika SMA. ‘DEDEW’
Hampir setiap siswa/i manggil dengan sebutan itu, mungkin karna salah satu nick name yang sedang happening kali ya saat itu. Tapi aku sangat sangat menyukainya.