Dini adityarini

Surabaya, East Java, Indonesia

Saya bersyukur, terlahir dari seorang ibu yang membagikan kehangatan kasih sayangnya, empat puluh dua tahun silam di Kota Malang. Sejak remaja, betapa melihat anak-anak bagi saya seperti melihat cinta-cinta mungil. Entahlah, selama hidup bersama orang tua, saya tak kuasa melihat anak-anak mengalami sakit.

Seringkali saya menengok dan membantu mereka agar lekas sembuh. Namun kala itu hanyalah remaja SMA yang tidak tahu tentang ilmu kedokteran. Kesehatan mereka adalah cahaya paling indah. Keinginan merawat cinta-cinta mungil itu mendorong saya ingin menjadi dokter.

  • Work
    • Dokter