Myron Arnoldé

Face Claim; Dylan O’Brien
Nama Karakter; Myron Arnoldé
Tempat Tanggal Lahir; Leiden, 13 December 1993
Personality; tertutup, pemberontak, pada dasarnya memiliki fisik dan mental yang lemah—namun seiring berjalannya waktu, ia mulai membaik.
Physical Trait; 1.80 m, 68 kg, hair color ; dark brown, eyes color; light brown.

Background Story;

London — June 2nd 2007

“Cukup.” Satu kata yang menggambarkan semuanya.

Lumuran darah menyelimuti lantai kamar Myron, dengan pisau-pisau bergeletak di sudut ruangan; Lelaki itu bergetar hebat.

“Cukup.” Sekali lagi kata-kata itu dilontarkan, bermaksud agar sang Tuan berhenti menyakiti.

Myron bungkam. Tidak ada satu kata pun keluar dari bibirnya yang berkali-kali ia gigit. Tangisan kencang ingin sekali ia pecahkan. Jika saja tak sadar ada dua pria yang sedang meluncurkan aksi rutinitasnya.

“L-lebih baik kalian berhenti.” Pita suara dengan tubuh Myron selaras; sama-sama tak bisa berhenti bergetar. Matanya terpaku pada sosok laki-laki berumur 14 tahun yang tergeletak di kamarnya. Dengan lumuran darah, dan mata yang menyiratkan permohonan agar berhenti.

“Myron, my brother.” Yang disebut namanya mual tiba-tiba. Benci dipanggil dengan nada busuk layaknya seorang balita—namun terpaksa menoleh pada sumber suara.

Mulut tak bergerak. Tapi tatapan terus menerkam lelaki yang harus ia panggil ‘Kakak.’

“You do it.” Aldric mengedipkan satu mata. Yang sama saja berarti ‘do it or I’ll kill you.’

Pria yang berdiri di pilar pintu satu lagi berdeham. Kesal dengan tingkah anak bungsunya yang masih monoton sama seperti 5 bulan yang lalu. Padahal berbagai cara sudah Beliau lakukan. Dari mulai hanya teguran, sampai kini pukulan, tinjuan, serta darah harus menjadi hukuman bila sang bungsu enggan.

Mata Myron memerah. Sekali lagi ditatapnya lelaki seusianya yang merupakan target Ayah dan Kakaknya dengan tatapan permintaan maaf—sebelum akhirnya kuasanya merenggut pistol di saku celananya.

Menembak jauh lebih baik daripada menikam, maka itulah yang dilakukannya saat mentalnya sudah cukup siap.

DOR!

Dan itulah kali pertamanya Myron Arnoldé membunuh seseorang.

[if gte mso 9]>[more? click ]