Lilia Harinaka

Jakarta, Indonesia

Lilia Harinaka

Jakarta, Indonesia

Sekarang saat nya nulis lewat kata-kata tentang perasaan yang udah lama tersimpan di hati. Ini bukan tentang kita, lo, dan gue. Tapi ini lebih di khususin buat hati yang sedang menyimpan perasaan yang mendalam.

Entah sejak kapan, yang jelas rasa ini muncul begitu saja. Tanpa diduga tetapi bisa dirasakan.

Lambat laun semua nya menjadi jelas. Aku menyukaimu. Sebuah kalimat simple yang bisa membuat terdiam.

Ya, aku menyukaimu entahlah sejak kapan. Rasa ini muncul begitu saja tanpa aku paksa, tanpa aku duga, bahkan tanpa aku mau.

Awalnya, aku tak terima dengan rasa suka ini yang makin lama semakin hiperbola. Tapi, aku tak bisa mengelak nya, rasa ini seperti sakit yang begitu menyenangkan.

Mungkin ini yang namanya karma di balik semua perkataan ku pada mu dulu. Penuh canda, namun kasar. Menyenangkan, tapi banyak yang tersakiti.

Aku menyukaimu. Tak peduli kau tahu atau tidak. Yang jelas hati ini tak terasa seperti dulu saat kita pertama berjumpa.

Aku menyukaimu. Entahlah dengan perasaan mu pada ku, aku tak peduli. Yang jelas, aku merasa senang bisa melihat mu tersenyum, tertawa, bahagia. Ya, walaupun aku sama sekali bukan alasan di balik rasa bahagia mu itu.

Aku menyukaimu. Ini lah yang menjadi alasan utama mengapa aku menjauh, berusaha tak peduli, dan menjadi diam. Karena aku takut rasa suka ini menjadi semakin gila.

Aku menyukaimu. Kini aku hanya bisa melihat mu lewat jarak karena kita tak lagi seperti dulu.

Aku menyukaimu. Walau kita hanyalah sebatas teman.

Aku menyukaimu, dari hati, tanpa terpaksa.