Ibnu Ansyari
Aku tinggal di kota kecil ini akibat panggilan tugas. Ya, dimulai sekitar awal tahun 1997. Kota kecil yang baru saja menerima penghargaan Adipura dari Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai kota kecil terbersih itu bernama Pelaihari. Kalau tidak salah, kota yang berjarak sekitar 60 km dari Kota Banjarmasin ini, telah meraih penghargaan Adipura untuk kali yang kedua. Tak terasa, 17 tahun sudah aku tinggal, dan menjadi bagian dari 63.895 ribu jumlah penduduk Pelaihari (BPS Kabupaten Tanah Laut) tahun 2010.
Aku bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut. Kalau dihitung sejak menjadi PNS, yakni tahun 1993, berarti masa kerjaku sudah 21 tahun. Syukur alhamdulillah, berkat petunjuk dan perlindungan Allah, pimpinan memberikan kepercayaan kepadaku untuk melaksanakan amanah tugas di bidang pengawasan internal. Jabatanku sekarang adalah Inspektur Pembantu Wilayah IV pada Inspektorat Kabupaten Tanah Laut.
Sejak menikah tahun 1992, aku dikarunia empat orang anak, tiga diantaranya laki-laki, dan tentu saja yang satu pasti perempuan. Anakku yang pertama bernama Ahmad Ramadhana Ibnu Utama, disusul kemudian Muhammad Sya’bana Ibnu Utama, dan Muhammad Alghifary Ibnu Utama. Sedangkan yang perempuan kami beri nama Janeeta Najla Alima.