Innani Silhouttatia
Jakarta, Indonesia
Innani Silhouttatia
Jakarta, Indonesia
Innani Silhouttatia diambil dari bahasa Arab yang diambil oleh orang tuanya karena berarti "Sesungguhnya Aku adalah Bayang-bayang Semu". Makna Filosofis didalamnya karena dikaitkan dengan keberadaannya di dunia sebagai makhluk Tuhan yang hanya bersifat sementara.
Terlahir dan besar dikeluarga sederhana disebuah kota kecil di Jawa Timur, bernama Jember. Merupakan lulusan dari SMA Negeri 1 Jember dan Kriminologi Universitas Indonesia (Angkatan 2008).
Semasa SMA aktif dalam gerakan cinta bumi yang tergabung pada Kelompok Ekstrakulikuler SISPENA (Siswa Pecinta Alam) SMA Negerei 1 Jember dan aktif dalam Tim SAR Kabupaten Jember, bersama ayahnya.
Menemukan ketertarikan dalam dunia Badan Eksekutif Mahasiswa pada masa kuliahnya, sehingga bergabung dengan BEM FISIP UI di tahun 2009, ditahun yang sama terlibat aktif dalam komunitas pergerakan SIAGA 09 milik FISIP UI.
Tahun berikutnya terlibat dalam Badan Perwakilan Mahasiswa UI dan di tahun akhirnya bergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kriminologi UI.
Semasa kuliah memiliki kecintaan pada anak jalanan dan dunia mengajar. Hal ini dibuktikannya dengan aktif berpartisipasi dalam pengajaran baca-tulis Anak Jalanan Terminal Depok. Dan kemudian memutuskan untuk mengajar privat ditahun 2009 dan bersamaan pula dengan bergabung dengan sebuah bimbingan belajar di Depok. dengan mendapat kepercayaan memegang kendali dalam bidang studi Sosiologi.
Memiliki ketertarikan dengan dunia anak-anak sejak dia SMA ditunjukkan dengan keterlibatannya dengan mengikuti penelitian mengenai Tingkat Pemahaman Anak-anak. Serta terlibat aktif dalam memberikan Pelatihan Dokter Kecil di SD Pondok Cina 3 bersama rekan setimnya dari Beasiswa Yayasan Dana Bakti Pendidikan Univeristas Indonesia.
Kini menjalani hidupnya sebagai seorang sekretaris di salah satu Bank Nasional dan volunteer di Dreamdelion.
Baginya hidup adalah lantai Dansa yang melatihnya untuk berdansa, dengan siapapun, dengan apapun. Dan bekerja tidak lebih sebagai pengisi antara weekendnya.
Keinginan terbesarnya kini adalah menjadi Guru dipedalaman.
Sedangkan mimpinya sejak dulu adalah meninggalkan Indonesia untuk Naik Haji bersama Ayah-Ibunya dan Meraih gelar Master di Korea dan Gelar Doktor di Perancis.