Lili pribadi

Editor, Teacher, and Designer in Special Capital Region of Jakarta, Indonesia

Aku bingung harus menjelaskan diriku seperti apa. Karena rumit. Aku bisa meyerupai kaca yang mudah retak atau batu yang bisa mengeras, atau barang kali senjata pemusnah masal Aku juga bisa menjelma menjadi air yang mengalir tenang, rintik sampai akhirya membanjir. Aku bisa berteriak, tertawa (hahaha) Tapi kemudian meringkuk di pojok kamar sambil sesungkukan. Aku pria yang mudah terpesona tapi sulit jatuh cinta. Aku tidak suka hal-hal besar seperti kegengsian, Dugem, kebisingan, asap rokok, suara kendaran Aku Lebih suka sesuatu yang sederhana seperti nafas, udara yang. Allah SWT berikan cuma-cuma (GRATIS)

Cukup lama aku jalan sendiri tanpa teman yang sanggup mengerti. Aku suka jalan-jalan sawah, sungai, awan, dan segala sesuatu yang indah menentramkan jiwa. Aku tidak suka binatang buas aku lebih suka pemabuk perampok, pencuri yang jujur dari pada wanita baik-baik Tapi arrogant.

Aku sudah banyak ketinggalan kereta jadi generasi yang tertinggal. Orang tak berguna kadang-kadang meyebalkan kadang-kadang tersesat atau kesasar. Jatuh ke luang yang sama, kadang kualitas. Aku turun drastis mendekati kualitas syetan, yang tidak patuh terhadap perintah Allah. Tapi kadang-kadang naik mendekati "insan kamil." manusia sempurna kadang kualitas Aku anjlok penyakit malas mudah putus asa. Tapi di lain waktu meningkat mendekati sifat malaikat, yang penuh taat.

Aku terjebak pada kehidupan keduniawian yang semu dan penuh kepalsuan, tapi di lain wakktu menjurus ke arah kehidupan akhirat yang hakiki. kadang aktifitas aku hanya sekedar memenuhi kebutuhan badaniah, tapi sekali waktu meningkat ke kualitas ruhaniah.

But thank's Allah SWT.

Aku masih bisa mempijakan kaki di bumi mu ya Allah, dan masih bisa menghirup udara yang Allah berikan sampai saat ini Maha baik sekali Allah SWT !!! berSEMANGAT

  • Work
    • Perusahaan swasta
  • Education
    • Politeknik LP3I Jakarta