Lina Fatinah

Student, Writer, and Public Speaker in Bandung, Indonesia

View my portfolio

Lina Fatinah aktif sebagai Penulis, Pembicara, Dosen, Instruktur tersertifikasi Kemkomdigi, Kreator Konten, dan TL Umrah.

Buku yang telah diterbitkannya adalah Karena Setiap Langkah Adalah Juang, Muslimah Percaya Diri (Berani Bercita-cita, Berkarya dan Berdaya), dan tiga buku antologi (The Unforgettable Moments, Perempuan Yang Menunggu Pulang, dan Perempuan Dalam Kata).

Ia menyelesaikan Studi Pascasarjana di UIN Sunan Gunung Djati Bandung jurusan Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah).

Dinobatkan sebagai Mahasiswi Teladan UIN SGD Bandung (2016), Mojang Intelegensia Cianjur (2017), Finalis Duta Ekonomi Syariah (2017), Duta Perdamaian Santri (2016), dan Finalis Kapal Pemuda Nusantara (2017).

Beberapa penghargaan ia raih sebagai Juara 1 Menulis Puisi Islami Se-Indonesia, Juara 2 Membaca Puisi Islami Se-Jawa Barat, Juara 1 Menulis Puisi dalam rangka Hari Ibu, Juara 3 Lomba Nasyid Se-Jawa Barat, Juara 1 membaca puisi Lingkar Sastra ITB, Juara 1 Dakwah di Infomedia Telkom, Juara 2 Qori di Infomedia Telkom, Santriwati Terbaik Ponpes Al-Jawami, 10 besar Mahasiswa Terbaik dalam rangka Latihan Kepemimpinan Mahasiswa, dan lain-lain.

Selain buku, karya lain yang ditoreh adalah membuat beberapa karya lagu positif; Mencari Intisari (2024), Karena Setiap Langkah Adalah Juang (2025), dan beberapa film yang telah digarap diantaranya Jejak Putih Abu (2012), Waktu (2017), dan Surat Untuk Ayah dan Ibu (2018).

Beberapa Majalah dan Media Online telah meliput profilnya antara lain Kolom Duta Inovatif Kompasiana.com, Kolom Profil di Majalah ISMA, Kolom Inspirasi di Alfukat.com, Kolom Kiprah di Majalah ISMA, Kolom Inspirasi Wajah Bandung di wajahindonesia.id, Kolom Wonderful Muslimah , Inspirasi Muda di Radio Republik Indonesia Jakarta, Kolom Breaking di Jurnalpos.com, Kolom Mahasiswa Berprestasi di suakaonline.com

Pada 3 Juli 2019, Qadarullah Lina Fatinah kecelakaan tertabrak lari truk tronton yang membuatnya patah 2 di tangan kanan, patah 1 di paha kanan dan 40 jahitan di pelipis kepala sebelah kiri. Namun hal itu tidak membuatnya berhenti berkarya melainkan semakin banyak berkarya hal itu dibuktikan dengan pencapaian-pencapaiannya di tengah keterbatasan, yakni:

  • Tetap mengisi banyak acara
  • Menerbitkan Buku "Karena Setiap Langkah Adalah Juang" yang dirampungkan selama di kursi roda
  • Rilis beberapa cover lagu nasyid, Membuat 2 lagu positif
  • Juara Menulis Muslimah
  • Dinobatkan sebagai Inspirator Muslimah
  • Menjadi konten kreator aplikasi Umma dan kreator Sisterlillah
  • serta kisah kecelakaannya diangkat ke sebuah Film Sisterlillah The Movie yang diperankan oleh Oki Setiana Dewi, Shindy, Ria Ricis, dan lainnya.

Setelah masa itu terlewat. Lina Fatinah kemudian aktif sebagai TL dan kreator Umrah, Dosen di beberapa kampus, Instruktur tersertifikiasi Komdigi di bidang Video Content Creator dan Literasi Digital, Pembicara seminar motivasi, kemuslimahan, kepenulisan, dan public speaking.

Ia juga merupakan Founder dan CEO PT Merakit Hikmah Media, salah satu badan usaha yang berfokus di bidang Penerbitan dan Pariwisata yang didirikan tahun 2023. Saat ini ia juga diamanahi sebagai staf dari Tenaga Ahli Menteri Agama RI.