Maulana Hasanuddin SH.MM

Jakarta

Maulana adalah sosok yang multy talent dengan latar belakang pengalaman kerja dan usaha dibeberapa bidang, dari mulai bisnis konsultan Perijinan HGU untuk perkebunan sawit, dan sekarang sebagai Owner PT. Qahwa Progo bisnis Restaurant yang berkelas khusus authentic food dan Konsultan Hukum Lawfirm Sayuti Abubakar & Partner. PT. Maha Bumi Wisata 15 ha kerjasama dengan perhutani jawabarat lokasi di puncak bogor. (owner).

Walau beliau sudah memiliki bisnis usaha namun beliau masih bekerja dan menjadi executive di perusahaan-perusahaan lain.
Pada masa saat beliau kuliah mengambil jurusan Hukum di Universitas Pancasila Jakarta beliau sudah menjadi staf diperusahaan Developer sebagai tenaga harian membantu sebagai General admint. Setelah beliau selesai mengambil gelar sarjana S1 pada tahun 2000 posisi beliau langsung di promosi menjadi staff dan karir beliau langsung melesat pada tahun 2002 beliau sudah menduduki posisi Assistant Manager.
Pada tahun 2003 beliau diminta sahabatnya untuk bergabung di salah satu perusahaan besar pemilik pengusaha besar dunia yaitu Robert Kuok (KUOK Brothers) pemilik perkebunan sawit Dan pada tahun 2003 sebelum beliau berangkat ke kalimantan beliau telah merampungkan Gelar Masternya (S2) dengan jurusan Magister of Management dari Prasetiya Mulya Institute Of Management. Dan beliau menjabat sebagai HR Manager.
Pada tahun 2005 beliau mendapatkan tawaran posisi General Formen (sr. Manager) di tambang emas Freeport Timika Papua. dan beliau sebagai HR & Legal yang menghandle pekerja tambang Underground contractors Red Path. Namun beliau hanya sampai tahun 2006 karena saat itu beliau diminta kembali ke jakarta untuk membantu pak Teddy Rachmat yang sedang ingin mengembangkan perkebunan sawit.
2006 sampai dengan 2010 beliau membangun Triputra Agro Persada (TAP) hampir seluruh perijinan dari mulai Ijin Lokasi – Panitia B – Sertifikat HGU beliaulah yang mengurus. Memanfaatkan hubungan baik beliau dengan BPN Pusat proses HGU menjadi sangat lancar.
2010 beliau memutuskan untuk mengambil keputusan berat untuk mendahulukan bisnisnya yang saat itu sedang membutuhkan perhatian lalu beliau berhenti dari TAP lalu pada 2011 beliau mendirikan Perusahan PT. Qahwa Progo.
Saat ini beliau bergabung di perusahaan Group Bio Diesel yang sedang mengembangkan perkebunan sawit di kalimantan barat dan kalimanta Timur. Sampai saat ini beliau masih menjabat sebagai General Manager Land Acquisition.

  • Work
    • Jakarta
  • Education
    • Magister Management