Maulina Septiarie

Maulina Septiarie adalah seorang mahasiswa Silvikultur Fakultas Kehutanan IPB angkatan 47 (2010). Selain aktifitas kuliah, aktif dalam BEM Fakultas Kehutanan IPB Kabinet Optimis untuk masa kepengurusan 2011-2012 sebagai sekretaris II. Berusaha membagi waktu dengan kegiatan di himpunan profesi mahasiswa Silvikultur (TGC-Tree Grower Community) sebagai anggota Kominfo dan Rehabilitation Group.

Awal keikutsertaan dalam dunia organisasi pada tahun 2007 dengan menjadi anggota Youth Centre KIBARR (Konsultasi Informasi Bagi Remaja Rembang) dan diangkat menjadi ketua tahun 2009.

Aktifitas di KIBARR kemudian melebar hingga mengenal keberadaan Forum Anak. Tahun 2008, ia sempat mengikuti Kongres Anak Tingkat Jawa Tengah dan akhirnya terpilih sebagai delegasi Jawa Tengah untuk mengikuti Kongres Anak Indonesia di Bogor, Jawa Barat. Tidak hanya menjadikan ilmu dari berbagai forum tingkat propinsi dan nasional sebagai saku pribadi, namun mengajak anak Rembang untuk ikut mengerti dengan menjadi Fasilitator Kongres Anak Rembang 2009 dan menginisiasi majalah anak lokal bernama BBBang (Bacaan Bocah Rembang) bersama Bapak Taufieq Uwaidha, aktifis pemerhati hak anak.

Tahun 2010, di sela kesibukannya dalam transisi menuju pendidikan perguruan tinggi, tanpa melupakan aktifitasnya terdahulu di Youth Centre KIBARR, ia sempat menjadi fasilitator beberapa pelatihan pendidik dan konselor sebaya tingkat Kabupaten Rembang.

Ia juga gemar mencicipi dunia menulis sejak masih duduk di kelas 6 SD, saat ini masih nyaman dengan aktifitas blogging di pretend to be a blogger? . Selain itu, darah seni yang mengalir lewat ayahandanya ini membuat ia begitu menyukai desain grafis dan sinematografi. Kemampuan desain grafis dan sinematografinya diasah melalui kesediaannya menjadi pembuat pamflet, sertifikat, proposal sponsorship dan video dokumenter dalam beberapa kegiatan kampus. Hingga akhirnya, tahun 2011, untuk pertama kalinya, ia mengikuti kompetisi desain dan menjadi juara 3 National Poster Design Competition Bogor Art Festival.

Tahun 2012, bersama dua rekannya, Ruli dan Prajana, ia meraih juara 2 Pembuatan Iklan Layanan Masyarakat bertajuk Global Warming yang diadakan DAAI TV.

Selebihnya, ia tetap mahasiswa kehutanan yang jatuh cinta pada Gunung Papandayan dan sangat sayang pada adik-adiknya, sangat bahagia bersama teman-temannya, serta sangat cinta pada keluarganya.