Nurlaila Anwar
Student in South Sulawesi, Indonesia
I am a student currently living in South Sulawesi, Indonesia. My interests range from reading to music. I am also interested in technology and politics.
You can click the button above to read my blog. If you’d like to get in touch, feel free to say hello through any of the social links below.
A LITTLE ABOUT ME
Nurlaila Anwar. Seorang manusia pembelajar yang suka membaca untuk mengisi kekosongan pikirannya. Saat ini menyandang status sebagai mahasiswa tingkat akhir dan juga sebagai koordinator mata pelajaran kimia di salah satu bimbingan belajar di Sulawesi Selatan, yaitu Study Centre of Indonesia.
Kecintaannya akan kimia bermula saat SMA ketika ia tidak dapat lolos masuk menjadi anggota klub biologi. Namun, pertemuannya dengan kimia sudah ditakdirkan sejak SD. Sewaktu kelas 4 ia menemukan buku kimia tantenya dan mulai menerka-nerka pelajaran apa itu dan pola apa yang digunakan pada gambar yang sekarang ia kenali sebagai konfigurasi elektron menggunakan kulit.
Saat mengikuti tes masuk klub kimia di SMA, sesuatu mengejutkan terjadi. Tiba-tiba ia menduduki peringkat pertama, dan akhirnya menemukan bakat terpendamnya, yaitu KIMIA.
Namun, kisahnya dengan kimia tidak semulus yang dibayangkan, karena saat berada di pertengahan tahun ajaran di kelas XI ia memutuskan hubungan dengan kimia karena suatu hal terjadi. Akhirnya, ia memilih memilih untuk bersama geografi dan mengikuti lomba yang mengantarkannya sampai ke babak semifinal. Geografi terus menjadi prioritasnya hingga ia lulus, meskipun juara kimia lebih sering disandangnya selama SMA.
Saat-saat bimbingan belajar persiapan SBMPTN, akhirnya membawa kisahnya kembali ke Kimia hingga tingkat universitas dan bekerja sebagai koordinator tentor mata pelajaran yang pernah membuatnya kecewa itu. Jabatan itu ia peroleh dari seorang senior, yang juga kakak tentornya dulu, sekaligus sebagai mantan koordinatornya.
Jika saja kisahnya ini adalah kisah romantis, mungkin ini yang selalu dikatakan oleh orang-orang mengutip kata-kata anomin yang katanya dari pepatah, bunyinya seperti ini, "Jodoh tak akan kemana" karena meskipun sudah pernah berpisah dengan kimia, ujung-ujungnya balikan :)