olivia liem
Designer, Editor, and Photographer
ALUR CERITA TENTANG KISAH KODOKTOTO DAN KODOK
Di sebuah telaga hijau yang sangat tenang nan permai,hiduplah beragam jenis hewan air termasuk kodok dan kodoktoto.
KODOKTOTO tampil lebih menawan berkulit hijau licin dan halus,sedangkan kodok malah sebaliknya,berkulit sangat kasar dan berbintik.
Kodoktoto sangat gemar mengolok olok kodok,ia begitu bangga pada penampilannya sendiri dengan kulit yang sangat halus dan berkilau.
Kodok! lihatlah,begitu menyedihkan rupahmu. sekedar saran saja,cobalah kamu berkaca di telaga nan jernih kata kodoktoto,barangkali kamu menemukan inspirasi cara bagaimana agar terlihat lebih cantik.
Pada awalnya kodok diam saja,ia tau kulitnya memang tidak cantik,memang demikianlah semua keturuan kodok sedari dulu kala. Kodoktoto juga di karuniai tubuh yang lebih atletis,sedangkan kodok sekeluarga cenderung lebih gempal. Lagi-lagi kodoktoto mempergunakan kelebihannya itu untuk mengejek kodok.
Lihat,tanpa bersusah payah aku sudah tampil begini luar biasa ucap kodoktoto,barang kali kamu harus ke pusat kebugaran khusus hewan amfibi.
Pada suatu hari,seorang nelayan tiba di telaga hijau tersebut,biasanya para nelayan mencari makhluk hidup air,yang dapat dimakan.
Ada manusia cepat sembunyi! semua hewan air sudah sembunyi akan tetapi kodoktoto dan kodok terlambat sih pemburu hewan air sudah dekat mereka,kodoktoto dan kodok berbicara satu sama lain,akankah kita selamat? mereka berdua menutup mata lah,seketika ada yang berteriak "ah tolong,salah satu dari mereka di tangkap oleh para pemburu makhluk air dan kodok pun membuka matanya bahaya telah berlalu. Ternyata si pemburu tidak menangkapnya dia malah menangkap kodoktoto,kodok tidak di tangkap karena bukan dari bentuk rupanya melainkan dia bukan jenis hewan yang bisa di konsumsi oleh manusia, alur cerita ini tamat sampai disini.