Nur Iman Panggabean

Bandung, West Java, Indonesia

Nur Iman Panggabean

Bandung, West Java, Indonesia

ketika tuhan memutuskan untuk menciptakan ku dengan perbedaan, disitulah tuhan tahu bahwa aku adalah orang yang tangguh. Perbedaan pandangan hal yang wajar, ya hal yang wajar. Dari sudut pandang manapun kita memandang, ingatlah satu hal tuhan menciptakan kita dengan nurani dan naluri. i’m unique people but not freak. Saya adalah saya, Saya suka apa yang tidak orang suka, saya berbeda dari kebanyakan orang, Flexibel tergantung permintaan, tidak suka sendirian apalagi di tinggal pergi. Saya selalu berempati, selalu berusaha menjadi yang terbaik, cengeng, mudah tersentuh. Siapakah kita? bukanlah kita yang terdahulu, namun siapakah kita adalah kita dimassa sekarang dan dimassa yang akan datang. Sikapilah segala sesuatu dengan jernih tanpa adanya intervensi dan campur tangan orang (BIJAK). Bukan masalah hal sepelenya tapi dampak yang ditimbulkan dari hal yang sepele itu. Menurut kita sepele, belum tentu sepele dimata orang lain. Belajarlah untuk memposisikan diri sebagai orang lain, hayati dan maknai maka kita akan tahu apa arti hidup bersimpati dan berempati yang sesungguhnya dengan segera.Lakukanlah segala sesuatu sebisa mungkin yang ingin kamu lakukan, meskipun outputnya bukan yang terbaik, setidaknya kau pernah mencobanya sekali untuk memperkaya pengalaman. Semuanya tergantung padamu hari ini, seandainya esok atau lusa kau tak terbuka lagi maka kau pernah hidup sebelumnya. Meskipun orang tahu kau hanya yang buruk saja dan sedikit kebaikan.Namun dimata Tuhannmu kau tidak demikian. Tertawalah selagi ada waktu, dan menangislah selagi ada kesempatan.

  • Education
    • Universitas Jenderal Achmad Yani