Sander Vittrup

Kopi adalah salah satu minuman kesukaan seluruh dunia. Setiap tahunnya, terdapat lebih dari 400 milyar cangkir kopi yang dikonsumsi. Penggemar kopi bukan sekadar dari kalangan pria, tetapi juga perempuan. Namun begitu hamil, ibu hamil minum kopi perlu memperhatikan jumlah asupan kopi tiap-tiap hari agar enggak berdampak pada kehamilannya.
Salah satu sebab mengapa kopi cukup mengancam ibu hamil adalah karena kafein dpt menembus tali pusar ibu berbadan dua dengan mudah dan dapat berdampak di dalam detak pusat bayi. Oleh karena itu, penting untuk membatasi banyak asupan kafein ibu hamil menjadi 200 mg masing-masing hari ataupun sekitar dua cangkir kopi.
Risiko Meminum Kopi Pada Ibu Bunting
Pada orang2 normal, meminum terlalu banyak kopi dpt menyebabkan gejala kegelisahan, insomnia, jantung berdenyut kencang, gangguan pencernaan & tremor. Perempuan hamil pula dapat merasakan efek samping yang sama. Namun selain itu, dampak kelebihan asupan kafein pun diduga dapat meningkatkan beberapa kemungkinan berikut:
Keguguran janin
Bayi lahir dengan berat badan yang sedikit
Kelahiran tewas
Ibu bunting mendapati refluks asam lambung dan nyeri ulu hati
Anemia
Bila Anda terbiasa mengonsumsi lebih dari dua cangkir kopi per hari pra bunting, Anda bisa berpindah di minuman macam lain yang pastinya tidak mengandung risiko kafein & lebih aman baik untuk Anda ataupun janin. Contoh minuman pengganti yang bisa Anda konsumsi yaitu teh atau kopi decaffeinated yang kandungan kafeinnya jauh lebih rendah / sama sekali tidak ada, air putih, dan jus buah segar.