Risman A. Rachman
Banda Aceh
Saya hanya sosok "pinggiran" di Aceh. Karena itu, saya sulit ditemukan di berbagai hiruk pikuk sosial-politik Aceh. Wajar, manakala ada yang menyatakan saya hanya "lelaki sunyi" yang berdiam di rumah kesunyian keacehan. Saya ada tapi menjadi sosok yang "tiada" dalam ingatan celoteh keramaian keacehan. Meski begitu, di lorong-lorong sunyi itu pula saya mencoba membaca "kitab baten" negeri yang kerab terabaikan oleh mata kepala. Dan, sebahagian bacaan batin itu saya tuang di Catatan Pasir Risman A Rachman | satuaceh.wordpress.com yang kemudian saya "terbangkan" untuk hinggap di dahan hati Anda yang diam-diam membuka ruang jiwa. Selamat menikmati.