Seto Lareno
Seto Lareno
Memulai kiprah menjadi start-up entreprenuer di umur 21 tahun dengan membangun sebuah fashion/retail brand "Denial Denim" tahun 2010 dengan beberapa kolega ( Albauny Afit, Devara Febrianda, dan Dion Agasi ). Melakukan terobosan dan pencitraan dengan mengangkat kampanye satwa langka serta eco-business kedalam media marketing kotemporer di bidang fashion/retail. Menggandeng stakeholders seperti Yayasan Badak Indonesia , FKH UGM, serta WCF dalam melakukan CSR. Menjadi salah satu deklarator dan aktivis HIPMI-PT Indonesia sejak 2011.
Menguasai penciptaan strategi bisnis berbasis social enterprise, sistem manajemen dan keuangan perusahaan , serta pengembangan bisnis. Aktif dalam forum bisnis seperti MEKAR ( Sampoerna Foundation ) , Wirausaha Muda Mandiri, dll. Pernah diasuh Bank Mandiri dalam bisnis coaching bersama Formula Bisnis Indonesia tahun 2011.
Pernah bekerja di fashion retail/brand beberapa perusahaan sebagai Freelance Customer Service, Finance and Sytem Management Administrator, Visual Merchandiser, Marketing dan Brand Development antara tahun 2007 - 2011. Selain itu juga pernah menjadi Music Journalist untuk beberapa majalah musik independent/cutting-edge.
Memiliki ketertarikan tinggi dalam proses nyata pengembangan social enterprise dengan berwawasan social responsibility yang kuat. Menguasai penciptaan strategi bisnis dengan komunikasi pemasaran kotemporer dan senang bekerja dalam tim. Mempunyai ketertarikan akan hal- hal mengenai kehidupan sosial,pelestarian alam,religiusitas, CSR, cutting edge music, dan travelling.
Kini bekerja sebagai freelance konsultan management system dan brand development , dan juga masih aktif sebagai mahasiswa di Fakultas Ekonomi UAJY jurusan Akuntansi. Selain itu, dengan beberapa kolega mendirikan Travel Agency dengan brand JOGSS / Jogjakarta Shuttle Service sejak awal tahun 2012. Mengisi waktu luang bersama komunitas dan masih mencari jaringan baru untuk berbagi serta belajar.