Yndra Xoezoemach

Jawa Barat, West Java, Indonesia

Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama baik.

Seperti ungkapan diatas, setelah meninggalkan hidupnya manusia harus bisa meninggalkan nama baik dirinya, keluarganya dan keturunannya

Manusia hidup di dunia harus bisa menjaga dan melestarikan alam sekitarnya, alam bukanlah warisan nenek moyang, tapi harus diwariskan kepada anak cucu kita.

Keduniaan bukanlah segalanya, ada yang lebih penting dan harus bisa dipertanggungjawabkan kepada sang Pencipta setelah raga ditinggalkan membusuk tapi jiwa tetap kekal tak pernah mati, pilihan tempat tinggalnya hanya ada dua pilihan yaitu neraka atau sorga, tergantung kelakuan manusia itu di saat jiwa dan raganya masih bersatu di dunia yang akan berakhir dengan kepunahan. Karena itu berbuat baiklah sesuai dengan keyakinan dan aturan yang kamu yakini.

Apa yang akan kita bawa saat raga dikubur di dalam tanah? akankah membawa rumah besar? akankah membawa mobil yang mewah? akankah membawa perhiasan yang gemerlap? apa yang dibawa jiwa saat melayang menghadap sang Pencipta jagat raya??

Bagaimanapun hidup ini bukan kemauan, hanya saja telah diberikan, menyerah pada keadaan bukan sikap yang berani, hadapi hidup dengan percaya diri, yang terbaik adalah melakukan usaha secara maksimal, dengan mengoptimalkan tenaga dan pikiran untuk memperoleh yang terbaik, sesuai dengan kemampuan dan bidangnya secara profesional, dengan mengindahkan dan tanpa melanggar aturan dari keyakinan yang diyakini.

Lakukan yang bisa kamu lakukan, serahkan sisanya kepada Tuhan !

  • Work
    • Palagga (Pecinta Alam Anak Gunung Galuh)
  • Education
    • Universitas Padjadjaran