UKM Cinta Rebana ITS

Surabaya

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) adalah kampus teknologi dengan capaian prestasi terkemuka di tingkat nasional dan internasional. Dalam bidang kelautan dan perkapalan ITS menjadi langganan juara pada event sekelas Maritime Chalenge. Dalam bidang permesinan, ITS menjadi langgananan juara mobil hemat bahan bakar pada event eco shell marathon. Demikian pula halanya dalam bidang robot dan bidang lainnya.

Capaian dalam bidang teknologi di ITS menjadi hal yang niscaya dan tak terbantahkan keberadaannya. Capaian dalam bidang ini tidak diimbangi dengan capaian dalam bidang kesenian. Padahal, teknologi dan kesenian adalah dua sisi mata uang yang keberadaan keduanya saling melengkapi. Teknologi memberi kesan hal yang rigid dan kaku sedangkan kesenian memberi kesan yang lembut dan indah. Sinergi keduanya adalah produk teknologi yang ramah dan indah.

Meprihatini lambannya pertumbuhan kesenian di kampus ITS, sejumlah mahasiswa ITS, pada tahun 2003, berhimpun dan berdiskusi untuk

mendapatkan jawaban atas pertanyan: Dengan kapasitas yang kita miliki, kesenian apa yang dapat diinisiasi untuk kemudian secara konsisten terus ditumbuh-kembangkan di kampus ITS ini. Di akhir diskusi jawaban diperoleh: yang mendapatkan prioritas pertama untuk dikembangkan adalah Seni Hadrah Banjari.

Sekitar enam tahun berkegiatan dengan status inisiasi, karena untuk mendapatkan pengakuan sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa dengan SK Rektor, harus melalui sejumlah syarat dan ujian. Kemampuan menabuh rebana beragam ukuran, yang menjadi tools utama dalam Seni Hadrah Banjari, terus dilatih. Kemampuan olah vokal terus pula diasah. Hasil kerja keras yang konsisten selama berberapa tahun, pada 2009 kegiatan Seni Hadrah Banjari resmi menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa di ITS.

  • Work
    • Art
  • Education
    • Ten Nopember Technology Istitute
    • ITS