Dencitro - Zacky Abdullah
Klayan, Cirebon
Dencitro - Zacky Abdullah
Klayan, Cirebon
Lahir di RS Mardi Waluyo, Jagalan Pasuruan pada Mei 1962. Menapaki masa kanak2 di Jalan Wiroguno dan bersekolah di SDN 1 Pasuruan (Alun2) tapi cuman sampai kelas 1 kemudian pindah ke SD Muhammadiyah Poncol sampai kelas 3. Selama masa ini di rumah berlaku larangan keras untuk main dan mandi di kali. Di kampung nenek (dari Ayah) malah sebaliknya, anak2 disuruh mandi dan cuci baju di kali..betapa menggiurkan. Apalagi air sungainya masih kebiru2an dan dingin...berrr. Memang kalau musim hujan bakal keruh kecoklatan juga sih. Dengan rengekan yang terus menerus ingin pindah sekolah dan ikut nenek, akhirnya diijinkan orang tua menyelesaikan kelas 4 - 6 SD di SDN Citrodiwangsan Lumajang.
Dari kenangan di SD inilah saya menggunakan nama panggilan "Dencitro Diwangsan"..ups kelepasan.
Nah, selama masa2 ini (usia 10 - 14 tahun) saya banyak kesempatan dan pengalaman berkebun dan bertani bersama nenek dan paman. Dari mulai membuat bibit padi, bertanam, membersihkan rumput dan gulma, memupuk, mengairi, menjaga sawah pra panen sampai panen, menjemur padi sampai ke penggilingan padi menjadi beras (naik sepeda) dan menyimpannya di lumbung. Menyiangi lahan / kebun, menyirami dan menyapu, membersihkan ranting2 dan daun mati, memisahkan dan memindahkan anak pohon pisang, memberi makan ayam dan itik dsb. Yaa anak desa yang sibuk, tapi masih punya waktu buat main ke kali mencari ikan atau berkelana ke kampung2 lain melintasi sungai, kebun dan sawah. Mencari mangga, genitu, juga ubi jalar , kelapa, gayam, kacang panjang, menangkap ular dsb. Bermodal ketapel dan pisau arit kecil yang tajam. Senja hari saya dan teman2 berkumpul di surau di dekat rumah untuk sholat maghrib dan lanjut mengaji ke Kyai Jabar. Waktu2 tertentu kami juga membaca berzanji lanjut makan bersama. Untuk meningkatkan kemampuan mengaji melanjutkan belajar mengaji ke Cak Sin, guru ngaji dan ahli pencak silat yang hidupnya didedikasikan untuk mengajar ngaji.