Zay Siregar

Teknologi dan Informasi adalah jiwaku. Oleh karena itu, saya akan belajar dengan baik di bangku perkuliahan untuk mendapatkan ilmu teknologi dan informasi dari dosen yang berkompeten dibidangnya. Di departemen Ilmu Komputer ini saya akan memfokuskan belajar ke bidang Sistem Informasi Geografis (SIG). Saya memilih SIG karena banyak sekali manfaat dari SIG bagi masyarakat maupun instansi-instansi pemerintahan baik negeri maupun swasta yang diantaranya adalah kita dapat mengetahui jarak antara satu daerah dengan daerah lain, memberikan alternatif jalan terpendek dari satu daerah ke daerah lain, memberi informasi seputar daerah yang diinginkan, menemukan daerah yang memiliki sumber daya alam yang dicari, menemukan lokasi kecelakaan dengan cepat, dan masih banyak lagi informasi yang dapat diperoleh dengan menggunakan bantuan SIG tersebut.

Untuk membangun sebuah aplikasi SIG tidak cukup bermodalkan tekat yang kuat saja, tapi membutuhkan ilmu yang tinggi dan wawasan yang luas serta modal dana finansial untuk kesuksesan dalam membangun aplikasi SIG tersebut. Untuk membangun sebuah aplikasi Sistem Informasi Geografis juga harus mempunyai referensi yang jelas dan data yang falid dari berbagai sumber yang diperoleh, dengan adanya penyalur beasiswa ini maka aplikasi SIG tersebut akan sukses dan dapat direalisasikan kepada masyarakat.

Lulus dari bangku perkuliahan adalah hal yang saya nantikan. Menjelang detik terakhir di bangku perkuliahan saya akan berusaha mencari beasiswa S-2 ke luar negeri untuk memperdalam ilmu saya tentang SIG. Tahun pertama saya lulus dari bangku perkuliahan saya sudah berada di Jepang memperdalam tentang SIG. Saya di Jepang kurang lebih 3 tahun, kemudian pulang ke Indonesia sebagai ilmuwan muda spesialisasi SIG.

Setelah lulus dari Jepang, saya bercita-cita menjadi dosen di Universitas Sumatera Utara tepatnya di Departemen Ilmu Komputer. Dosen yang handal di Departemen Ilmu Komputer sebagai inspirator utama saya setelah duduk di bangku perkuliahan. Dengan kecerdasan dan motivasi yang kuat dari dosen tersebut membuat adrenalin saya semakin terpacu dan lebih semangat untuk memperdalam pengetahuan saya tentang SIG.

Untuk menjadi seorang dosen, dibutuhkan life skill dan leadership sebagai teladan di mata mahasiswanya. Untuk mendapatkan hal tersebut didalam diri saya, maka saya aktif di organisasi sebagai wahana pembelajaran kepemimpinan, memanajemen waktu, dan kecakapan berintraksi di masyarakat. Selain itu, diskusi